Ogan Ilir

Masyarakat Desa Tanabang Ulu Masih Menunggu Keputusan DPRD Ogan Ilir Terkait Sengketa Lahan dengan PT.Digo

Ogan Ilir|KabarRI.com, – Masyarakat Desa Tanabang Ulu, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, hingga kini masih menunggu kejelasan dan keputusan dari Komisi II DPRD Ogan Ilir terkait sengketa lahan antara warga dan PT Digo yang telah berlangsung cukup lama. Meski sudah beberapa kali dilakukan pertemuan dan peninjauan lapangan, masyarakat menilai belum ada hasil nyata yang dirasakan.

Sebelumnya, pada bulan September lalu, perwakilan masyarakat Tanabang Ulu telah mengadakan pertemuan dengan Komisi II DPRD Ogan Ilir untuk menyampaikan keluhan dan tuntutan terkait lahan yang diklaim sebagai milik masyarakat namun diduga telah dikuasai oleh PT Digo. Pertemuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan kunjungan langsung ke lokasi oleh sejumlah anggota DPRD dari berbagai komisi.

Namun hingga kini, masyarakat mengaku belum menerima informasi resmi maupun keputusan dari DPRD Ogan Ilir mengenai hasil peninjauan tersebut. Hal ini menimbulkan kekecewaan dan keresahan di kalangan warga yang merasa hak mereka belum diperjuangkan secara maksimal.

“Kami masyarakat masih menunggu hasil keputusan dari DPRD Ogan Ilir. Harapan kami, pihak DPRD jangan sampai ‘masuk angin’. Kami ingin melihat hasil kinerja wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan hak masyarakat,” ujar Alwani, perwakilan masyarakat Desa Tanabang Ulu, Jum’at (26/12/2025).

Alwani menilai selama ini belum terlihat langkah nyata dari DPRD dalam membantu menyelesaikan persoalan antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Ia juga menyebut adanya dugaan bahwa oknum tertentu lebih berpihak kepada pihak yang memiliki kekuatan modal dibandingkan masyarakat kecil yang memiliki keterbatasan pendidikan dan ekonomi.

“Kami berharap Komisi II DPRD Ogan Ilir menunjukkan aksi nyata, bukan sekadar janji. Jika memang tidak mampu menyelesaikan persoalan ini, masyarakat akan mengambil langkah sendiri untuk mempertahankan lahan yang kami yakini sebagai milik kami,” tegasnya.

Selain berharap pada DPRD, masyarakat Tanabang Ulu juga menunggu itikad baik dari pihak PT Digo untuk membuka ruang dialog dan mencari solusi yang adil bagi semua pihak. Warga berharap sengketa lahan ini dapat diselesaikan secara damai, transparan, dan sesuai dengan hukum yang berlaku.(Tomi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *