YOGYAKARTA|KabarRI.com, — Dalam upaya mendorong peningkatan mutu dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan, Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) bersiap menggelar program Professional English Training. Pelatihan bahasa Inggris intensif ini ditujukan bagi para Kepala Sekolah, pendidik, serta tenaga kependidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Banyuasin, yang dijadwalkan berlangsung pada 26-27 Oktober 2026 di Yogyakarta.
Penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, kini menjadi salah satu kapasitas krusial dalam penguatan profesionalitas tenaga pendidik. Selain menunjang kualitas pembelajaran di ruang kelas, kemampuan ini menjadi kunci utama bagi satuan pendidikan dalam merespons tantangan dan tuntutan pendidikan di era globalisasi.

Program pengembangan kompetensi ini dirancang secara komprehensif dan langsung ditangani oleh para pakar serta praktisi pendidikan terkemuka. Sesi pelatihan Professional English Training ini akan dibimbing langsung oleh Waryono, M.Pd., yang merupakan CEO sekaligus pendiri Englishopedia Institute Yogyakarta.
Selain itu, penguatan substansi program turut didukung oleh para akademisi ahli, di antaranya Dwi Esti Andriani, M.Ed., St.Ed., Ed.D. (Dosen Program S1 Manajemen Pendidikan) serta Dr. Cepi Safruddin Abdul Jabar, M.Pd. Dukungan ini memastikan materi pelatihan memiliki standar akademis yang kuat dan relevan dengan kebutuhan manajerial serta pedagogis di satuan pendidikan.
Pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi ini juga sejalan dengan regulasi pemerintah, yakni Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru Aparatur Sipil Negara Daerah. Kebijakan tersebut menekankan pentingnya pemanfaatan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk penguatan profesionalitas dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Antusiasme tinggi turut dirasakan oleh para guru di daerah. Partini, seorang guru dari SD Negeri 12 Muara Sugihan, mengungkapkan harapannya terhadap penyelenggaraan program ini. “Saya berharap pelatihan ini dapat diterapkan secara langsung di sekolah untuk menghilangkan rasa takut siswa dalam mempelajari dan melafalkan bahasa Inggris,” ujarnya.
“YPAN (Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara) berkomitmen menjadi katalisator transformasi pendidikan dan pengembangan SDM nasional. Hingga kini, YPAN telah menjangkau lebih dari 251.497 peserta pelatihan di 275 kabupaten. Melalui sinergi bersama para pendidik Kabupaten Banyuasin, YPAN berharap kegiatan ini dapat membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di ruang-ruang kelas Indonesia”. Ungkap Siti Nurhayati, S.Pd., M.Pd selaku Ketua Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara.
Red.






