Palembang

BOOM WAKTU..!!, MANAGEMENT PERTAMINA TIDAK TRANSPARAN KEPADA PUBLIK, PT PELINDO DIDUGA KUAT TIDAK SIGAB DAN BERTANGGUNG JAWAB KELANGKAAN BBM TERJADI DI BENGKULU

Palembang|KabarRI.com, – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang kembali melanda Provinsi Bengkulu menuai sorotan dari kalangan mahasiswa dan aktivis nasional. Ulil Mustofa, aktivis mahasiswa nasional dari wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sekaligus fungsionaris Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), menyampaikan kritik keras terhadap magement Pertamina regional sumbagsel atas ketidak beranian membuka fakta dan kurangnya transparansi dalam manajemen distribusi energi kepada publik sehingga akan menciptakan boom waktu.

Karena fakta yang terjadi dilapangan PT PELINDO sebagai pemilik hak wilayah konsesi pelabuhan di Bengkulu yang dinilai abai terhadap tanggung jawabnya sehingga kami menduga main mata dengan yang seharusnya melaksanakan fungsi pengawasan dan pengelolaan lingkungan karena terjadi pendangkalan alur kapal ke dermaga pelabuhan sehingga menghambat aktivitas distribusi BBM bahkan penumpang di area pelabuhan serta insiden lainnya.

“Manajemen Pertamina harus bertanggung jawab dan membuka data secara terbuka kepada publik. Namun yang lebih memprihatinkan, hingga saat ini PT Pelindo sebagai pemilik lahan konsesi dermaga di laut area distribusi Pertamina juga belum menyampaikan fakta-fakta penting yang mungkin menjadi kunci atas masalah ini walaupun sudah di wacanakan untuk dilakukan pengerukan jangan salahkan jika ini tidak segera diatasi akan menjadi boom waktu,” tegas Ulil dalam keterangannya kepada media.

Ulil menyebut bahwa kelangkaan BBM bukan hanya persoalan teknis semata, namun berpotensi mengganggu roda perekonomian masyarakat dan melanggar prinsip keadilan dalam penyediaan energi sebagai hajat hidup orang banyak. Ia menilai bahwa kelambanan dan sikap saling diam antara Pertamina dan Pelindo merupakan bentuk pembiaran atas penderitaan rakyat. Walaupun Wakil presiden sudah hadir dan meninjau langsung bahkan sudah memastikan akan segera di tangulangi hanya menangkal terjadinya Panic buying ditengah masyrakat tapi kalau melihat progres bisa akan terjadi lagi.

“Sebagai mahasiswa yang menjunjung tinggi nilai keadilan dan konstitusi, tentu kami tidak akan diam. Kami akan segera menggelar press conference untuk menyampaikan langkah-langkah strategis dalam mendesak pemenuhan ketersediaan energi secara proporsional, transparan, dan berkeadilan, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945,” dan akan segera memberikan masukan dan poin-poin tuntutan kepada management yang regional sumbagsel yang ada di palembang sumatera selatan tambahnya.

Ulil juga menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong investigasi publik dan koordinasi lintas lembaga dan organisasi agar masalah kelangkaan energi atau BBM di Bengkulu tidak terjadi di wilayah sumbagsel dan tentu sigap dapat segera diatasi, serta memastikan bahwa distribusi BBM benar-benar sesuai azas manfaat dan untuk kepentingan rakyat kami akan tempuh langkah penguatan dan percepatan serta efisiensinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *