

Banyuasin|KabarRI.com, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin meluncurkan Aplikasi SI MONALISA (Sistem Informasi Monitoring dan Analisa) guna deteksi dini segala kejadian dan peristiwa disetiap sudut-sudut terjauh di Bumi Sedulang Setudung.
Diperkuat Surat Edaran Nomor: P/000/10/KESBANGPOL/2025 Tentang Penggunaan Aplikasi Si Monalisa, yang ditandatangani Bupati Banyuasin DR H Askolani SH., MH., Pada (15/09/2025).
Aplikasi berbasis digital ini dapat diakses masyarakat maupun perangkat daerah melalui laman https://simonalisa.banyuasinkab.go.id. Peluncuran aplikasi tersebut merupakan tindak lanjut Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 mengenai kewaspadaan dini di daerah. Kebijakan ini juga sejalan dengan program transformasi digital Banyuasin, khususnya dalam memperkuat sistem pelaporan serta pemantauan berbasis elektronik.
1. Pantau Ancaman Lebih Cepat
Dengan SI MONALISA, Pemkab Banyuasin menargetkan sistem monitoring berjalan lebih terintegrasi, cepat, dan akurat. Harapannya, potensi ancaman, tantangan, hambatan, hingga gangguan di wilayah Banyuasin bisa segera diidentifikasi dan diantisipasi.
“Melalui SI MONALISA, arus informasi dapat dipercepat, koordinasi antar sektor lebih kuat, dan pelayanan pemerintah semakin maksimal,” ungkap Ahmad Alpajri, peserta Diklat Kepemimpinan Administrator BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan Angkatan Ke-IV Tahun 2025.
2. Empat Manfaat Utama
Pajri membeberkan aplikasi ini memiliki empat fungsi pokok. Pertama, sebagai sarana pelaporan, monitoring, dan analisa. Kedua, penyediaan data dan informasi yang cepat, tepat, dan akurat untuk mendukung pengambilan kebijakan. Ketiga, memperkuat sinergi antar perangkat daerah, lembaga, dan masyarakat. Keempat, mewujudkan transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
3. Langkah Transformasi Digital
Alpajri optimistis, penerapan SI MONALISA akan menjadi tonggak penting menuju tata kelola pemerintahan berbasis digital. “Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan keamanan daerah di era digital,” imbuh Pajri.
Dengan inovasi ini, Alpajri berkeyakinan Kabupaten Banyuasin lebih siap menghadapi dinamika perkembangan zaman.
“Sekaligus memperkokoh peran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.
Red.





