Banyuasin

Deklarasi PC Persiapan PMII Kabupaten Banyuasin dan MAPABA Perdana: Awal Baru Gerakan Kaderisasi di Bumi Sedulang Setudung

Banyuasin|KabarRI.com, – (29/20/25) Sebuah babak baru perjuangan intelektual muda Nahdliyin resmi dimulai di Kabupaten Banyuasin. Bertempat di Ruang Mes Pemkab Banyuasin, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) secara resmi mendeklarasikan Pengurus Cabang (PC) Persiapan Kabupaten Banyuasin, sekaligus menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Perdana.

Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta mapaba dari berbagai perguruan tinggi di Banyuasin serta tokoh-tokoh PMII, Alumni alumni pmii, elemen pemerintah banyuasin, Deklarasi ini merupakan jawaban atas harapan besar kader-kader PMII di Banyuasin yang menginginkan hadirnya wadah gerakan mahasiswa yang progresif, religius, dan nasionalis.

Dalam sambutannya, Ketua PC Persiapan PMII Kabupaten Banyuasin, Muhammad Irawan, menyampaikan bahwa kehadiran PMII di Banyuasin bukan hanya bentuk ekspansi organisasi, tetapi juga sebagai jawaban atas kebutuhan akan ruang dialektika dan pengkaderan berbasis nilai.

“Hari ini, kita tidak hanya mendeklarasikan struktur, tetapi juga niat suci untuk mencetak kader-kader yang berintegritas, peduli terhadap sosial masyarakat, dan siap membawa perubahan positif di daerah,” tegasnya.

Acara tersebut juga mendapat perhatian khusus dari para tokoh PMII dan alumni, termasuk Sekretaris Jenderal IKA PMII Banyuasin, Ketua PKC PMII Sumatera Selatan, dan Ketua Majelis Pembina Cabang (MABINCAB) PMII Banyuasin, M Syarif Hidayatullah.

Dalam sambutannya, Sekjen IKA PMII Banyuasin menyampaikan rasa bangga dan haru atas terbentuknya PC Persiapan PMII Banyuasin Budi Alamsyah. Ia menegaskan bahwa PMII adalah rumah besar para pejuang intelektual yang senantiasa menjunjung tinggi nilai keislaman dan kebangsaan.

“Kehadiran PMII di Banyuasin harus menjadi energi perubahan. Jangan hanya hadir secara struktur, tapi hadir juga di tengah problematika sosial dan akademik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PKC PMII Sumatera Selatan Perdinan menyampaikan apresiasi atas langkah inisiatif dan semangat militansi kader-kader PMII Banyuasin. Ia menekankan pentingnya memperkuat proses kaderisasi sebagai pondasi gerakan.

“MAPABA perdana ini harus menjadi starting point lahirnya kader-kader visioner yang memiliki komitmen ideologis dan kapasitas kepemimpinan,” katanya.

Ketua MABINCAB PMII Banyuasin, M Syarif Hidayatullah, dalam arahannya juga menekankan pentingnya sinergi antara kader, alumni, dan masyarakat. Menurutnya, PMII tidak boleh bergerak sendiri, tetapi harus mampu membangun jejaring strategis dengan seluruh elemen, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah.

“PMII harus hadir sebagai mitra kritis dan solutif. Jangan hanya menjadi pengamat, tetapi terjun dan ambil peran nyata di masyarakat,” tegasnya.

MAPABA Perdana yang menjadi bagian penting dalam agenda ini diikuti dengan semangat luar biasa oleh para peserta. Mereka mendapat materi seputar nilai dasar pergerakan (NDP), ke-PMII-an, keislaman, kebangsaan, serta sejarah panjang PMII sebagai gerakan mahasiswa terbesar di Indonesia.

Dengan mengusung tema “ Membangun generasi intelektual, professional dan berintegritas”, PMII Banyuasin menegaskan siap menjadi laboratorium kaderisasi yang aktif dan progresif untuk masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *