Ogan Ilir

Warga Kecamatan Muara Kuang Keluhkan Tagihan PDAM Tirta Ogan yang Tidak Sesuai

Ogan Ilir|KabarRI.com, – Warga Kecamatan Muara Kuang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mengeluhkan tagihan air dari PDAM Tirta Ogan yang dinilai tidak sesuai dengan pemakaian. Beberapa desa yang terdampak, antara lain Desa Kasah, Desa Tanabang, Desa Seri Kembang, Kelurahan Muara Kuang, dan desa-desa lain yang menggunakan layanan PDAM Tirta Ogan, Kamis,(27/02/2025).

Tagihan Tetap Muncul Meski Air Tidak Digunakan Deden, salah satu warga Desa Kasah, mengungkapkan bahwa rumahnya sudah tidak menggunakan air PDAM selama kurang lebih dua tahun sejak pertengahan 2023. Namun, tagihan tetap muncul setiap bulan, meskipun angka pada meteran air tidak berubah.

“Yang lebih memprihatinkan, pada Januari 2025, meteran kami tercatat 9m³, padahal kami sama sekali tidak menggunakan air,” ujar Deden. Ia juga menambahkan bahwa ketika mengonfirmasi ke petugas PDAM, mereka tidak memberikan penjelasan yang jelas.

Pembayaran Ganda dan Administrasi yang Buruk Selain itu, warga juga mengeluhkan pembayaran ganda. Pada bulan Juni, Juli, dan Agustus 2024, beberapa pelanggan mengaku telah membayar tagihan, tetapi masih ditagih ulang. Hal ini dibuktikan dengan adanya struk pembayaran yang sah.”Tegasya.

Keluhan serupa datang dari warga desa lain. Mereka menyatakan bahwa pemakaian air hanya sedikit, tetapi tagihannya tetap besar atau tidak berubah, Beberapa bahkan merasa kebingungan karena tagihan mereka kadang-kadang sama dengan pembayaran sebelumya sedangkan air jarang di pakai sering mati.” ucapya.

Masarakat juga mengeluhkan air yang di gunakan nampak keruh atau butek, dalam seminggu hanya beberapa kali mengalir kebanyakan air PAM mati.

Harapan Warga Masyarakat Kecamatan Muara Kuang berharap agar PDAM Tirta Ogan segera melakukan pengecekan ulang terhadap meteran air pelanggan untuk memastikan keakuratan tagihan.

Warga juga meminta memeriksa Oknum- oknum yang berada di lapangan supaya di tindak tegas di duga adaya menakut nakuti terhadap warga bila tidak membayar akan di putus aliran air PAM ya.

Warga juga meminta petugas PDAM tidak asal mencatat pemakaian air tanpa pemeriksaan yang benar, demi kenyamanan dan kepuasan pelanggan.

Sementara itu saat Tim Redaksi mendatangi Kantor PDAM Tirta Cabang Ogan Muara Kuang, serta menghubungi via telepon Kepala Cabang hingga berita ini diterbitkan belum dapat di mintai keterangan.

(Tomi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *