BANYUASIN|KabarRI.com, — Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di Kabupaten Banyuasin mendapat perhatian khusus dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan, Ade Pramanja, S.H. Ia menerjunkan armada truk tangki untuk menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak.
Hingga saat ini, puluhan tangki air bersih telah disalurkan ke berbagai wilayah, meliputi Desa Mainan, Desa Pulau Harapan, Desa Santan Sari, Desa Langkan, serta Kompleks Perumahan Bintang Terang di Kelurahan Setrio, Kecamatan Banyuasin III.
Ade Pramanja menegaskan bahwa langkah ini merupakan kewajibannya sebagai wakil rakyat untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
”Karena kami juga orang desa, kami sangat memahami betapa beratnya masyarakat harus berjuang mencari air bersih di musim kemarau ini. Oleh karena itu, kami pastikan bantuan air bersih ini akan terus disalurkan secara cukup dan merata kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Ade.
Bantuan ini disambut antusias oleh warga setempat. Ketua Ikatan Pemuda Penggerak Desa Indonesia (IPDA) Cabang Kabupaten Banyuasin sekaligus warga Perumahan Bintang Terang, Nasrullah, menyampaikan apresiasi mendalam kepada sang legislator.
Menurut Nasrullah, kesulitan air bersih di wilayahnya tidak hanya terjadi saat musim kemarau. Sumur-sumur warga kerap menghasilkan air yang kurang layak, bahkan sebagian warga terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air demi kebutuhan sehari-hari.
”Dengan adanya bantuan air bersih ini, beban kami sangat diringankan,” ungkap Nasrullah.
Senada dengan Nasrullah, puluhan warga khususnya kaum ibu di Perumahan Bintang Terang turut mendoakan kesehatan dan kelancaran tugas sang wakil rakyat. Warga juga berharap aksi tanggap darurat ini dapat berlanjut hingga musim kemarau berakhir, serta mengharapkan adanya solusi jangka panjang berupa pembangunan sumur bor atau perluasan jaringan PDAM.
Kegiatan penyaluran bantuan ini berjalan lancar dengan tertib dan mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat setempat. Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari untuk minum, memasak, mandi, hingga keperluan rumah tangga lainnya.






