Ogan Ilir

Tunjangan Tak Kunjung Cair, BPD Se-Kecamatan Indralaya Utara Geruduk Kantor Camat

Ogan ilir|KabarRI.com,- Sejumlah Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Indralaya Utara menyampaikan protes terkait lambatnya pembayaran tunjangan BPD yang dinilai belum mendapat perhatian optimal dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Aspirasi tersebut disampaikan para Ketua BPD melalui Camat Indralaya Utara dalam pertemuan yang digelar di kantor kecamatan setempat. pada Senin (25/05/26)

Dalam pernyataan sikapnya, para Ketua BPD menilai pembayaran tunjangan selama ini tidak memiliki jadwal yang pasti. Selain itu, nominal tunjangan disebut mengalami penurunan dengan alasan efisiensi anggaran.

Para Ketua BPD berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dapat memperbaiki sistem pembayaran tunjangan, termasuk melalui transfer rekening seperti perangkat desa lainnya.

“Kami berharap pembayaran tunjangan BPD dapat dilakukan melalui rekening dan dibayarkan setiap bulan seperti ASN maupun pegawai pemerintahan lainnya,” ujar para Ketua BPD dalam pernyataan sikapnya.

Selain itu, mereka juga menyoroti keterlambatan pembayaran tunjangan yang dinilai berdampak terhadap kebutuhan keluarga, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan seperti Idul Fitri dan Idul Adha.

“Jangan sampai setiap memasuki hari raya, tunjangan BPD dan perangkat desa belum juga dibayarkan, sementara kami juga memiliki kebutuhan keluarga,” lanjut pernyataan tersebut.

Para Ketua BPD juga meminta agar anggota BPD mendapatkan kepastian terkait program kesehatan dan ketenagakerjaan. Mereka menyinggung adanya pemotongan tunjangan untuk BPJS Kesehatan pada 2025 sebesar Rp34.042 per bulan selama empat bulan pada termin pertama, namun setelah itu tidak lagi dilakukan pemotongan karena BPD tidak terdaftar dalam program jaminan kesehatan.

Adapun Ketua BPD yang menyampaikan pernyataan sikap tersebut berasal dari Desa Pulau Semambu, Lorok, Tanjung Pule, Sungai Rambutan, Tanjung Pering, Purnajaya, Tanjung Baru, dan Soak Batok.

Menanggapi Hal tersebut, Camat Indralaya Utara, Wahyudi, S.Ikom, mengatakan pihaknya menerima aspirasi para Ketua BPD dengan baik dan akan menyampaikan tuntutan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

“Kami menerima aspirasi yang disampaikan Ketua BPD se-Indralaya Utara dan akan meneruskannya ke pemerintah kabupaten. Kami juga telah membuat berita acara terkait penyampaian aspirasi tersebut,” kata Wahyudi.

Terpisah, Herman Sawiran selaku Ketua BPD Pulau Semambu sekaligus koordinator aksi menyebut keterlambatan pencairan tunjangan menjadi alasan utama penyampaian protes tersebut.

“Sudah dua kali momen hari raya tahun ini tunjangan belum juga cair. Karena itu kami menyampaikan protes dan aspirasi ini kepada Camat Indralaya Utara,”Tegasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *