Musi Banyuasin|KabarRI.com, – Afrika seorang tokoh masyarakat Desa Bailangu Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang sehari-harinya berprofesi sebagai operator alat berat menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto.
Dalam isi surat terbuka itu Afrika meminta kepada Presiden agar dapat mendengar keluh kesahnya terkait dengan Reformasi secara menyeluruh terhadap institusi publik serta pelayanan yang dipermudah.
“Dengan hormat, Saya sebagai masyarakat kecil dan rakyat jelata, dengan segala kerendahan hati memohon izin untuk menyampaikan pendapat dan keluhan kami”.
“Bapak Presiden yang saya hormati dan cintai, harapan kami terhadap reformasi di negeri ini sangat besar. Namun demikian, izinkan saya menyampaikan bahwa reformasi tidak seharusnya hanya difokuskan pada institusi tertentu saja, misalnya Polri, melainkan juga harus diarahkan secara menyeluruh kepada semua institusi publik” Ungkapnya pada Jum’at (03/10/2025).
Dirinya mengeluhkan sulitnya melakukan kepengurusan administrasi kependudukan dan sertifikasi tenaga ahli di bidang jasa alat berat dalam hal ini membuat SIO alat berat dan mengurus sertifikat di Dinas Ketenagakerjaan yang dikenakan biaya yang tidak sedikit.
“Di berbagai tempat, rakyat masih menghadapi kesulitan ketika berurusan dengan pelayanan publik. Untuk mengurus KTP, Kartu Keluarga, hingga urusan administrasi lainnya, masih sering terjadi pungutan yang tidak semestinya. Begitu pula untuk masuk kerja, membuat SIO alat berat, mengurus sertifikat di Dinas Ketenagakerjaan, maupun pembuatan sertifikat tanah, masyarakat sering kali terbebani dengan biaya yang sangat mahal, bahkan dengan harga yang tidak masuk akal” Jelas Afrika.
Dirinya berpendapat Reformasi birokrasi harus dilaksanakan secara menyeluruh dan komprehensif.
“Hal ini menunjukkan bahwa persoalan bangsa kita bukan hanya terletak pada satu institusi, tetapi sudah menyentuh hampir semua sektor birokrasi publik. Jika reformasi hanya difokuskan pada Polri, maka langkah tersebut akan terasa timpang, tidak menyeluruh, dan tidak mampu menjawab permasalahan rakyat secara komprehensif” Bebernya.
Pernyataan Afrika ditutup dengan permohonan maaf darinya jika dalam penggunaan kata maupun kalimat ada yang menyinggung Presiden maupun pihak-pihak tertentu.
“Oleh karena itu, melalui surat ini saya memohon kepada Bapak Presiden agar reformasi dilakukan secara holistik, menyeluruh, dan adil terhadap semua institusi, sehingga pelayanan publik benar-benar bisa dirasakan secara jujur, murah, dan mudah oleh masyarakat kecil”.
“Demikian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat kata-kata yang kurang berkenan. Besar harapan kami, suara rakyat kecil ini bisa menjadi pertimbangan untuk langkah Bapak Presiden dalam memimpin bangsa yang kita cintai, Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak Presiden, saya ucapkan terima kasih”, tutupnya.






